Semakin hari penyebaran virus Corona (Covid-19) bisa dibilang semakin meluas, kehadirannya telah sampai ke daerah-daerah, dan telah banyak juga orang yang dinyatakan positif dengan virus yang telah membuat seluruh dunia "panik" akan pendeminya.
Apa yang bisa kita lakukan?
Sebagai bangsa yang telah punya perjalanan panjang dalam menghadapi permasalahan-permasalahan pelik dan darurat, tentu kita harus memupuk kembali kekebalan kita bersama demi bisa melawan Corona.
Kita jangan mau dibuat semakin kerdil rasa optimis kita, dari banyaknya informasi yang bertebaran di internet yang seakan memberi kita sajian angka-angka menakutkan tentang virus Corona ini, kita harus yakin seyakin-yakinnya, kita bisa melewatinya dan kita bisa melawannya.
Dimulai dari cara berpikir kita sendiri, segera kita tingkatkan sistem kekebalan tubuh kita, dengan beristirahat cukup, tidak stres, jaga pola makan, berolahraga walau hanya sekadar merenggangkan otot-otot di rumah, tetap aktif walau hanya menyiram bunga hias di teras rumah kita, semakin tingkatkan kerekatan hubungan antar keluarga, berusaha selalu ciptakan suasana bahagia.
Dan lingkungan kita, mari kita jaga kebersihannya, kalau perlu kita ubah warna cat rumah kita agar semakin indah, setidaknya warna itu akan membarukan perasaan kita, bahwa kita saat ini masih bergerak dan tentunya masih bersyukur kepada Tuhan. Kita masih bisa melakukan hal-hal baik, kita masih punya waktu untuk memulainya, yakinlah.
Teman-teman yang membaca tulisan ini, mari kita ketuk pintu jiwa kita, kita tak sendiri, dibalik kelumpuan semua ini akan virus Corona ada banyak orang yang berbuat besar dan berbuat hebat untuk kita semua, termasuk pemerintah, dokter, suster, serta para relawan baik yang bertindak maupun yang sekadar mendoakan. Mereka-mereka detik ini berjuang keras untuk sebuah rasa kemanusiaan, banyak hal yang telah mereka korbankan, sekecil apapun pengorbanan itu, bagi saya mereka telah berbuat nyata bagi kita semua.
Lalu tegakah kita tidak melakukan apa-apa sampai hari ini?.
Sebagaimana slogan: "Kalau tidak mau membuang sampah, setidaknya jangan mengotori", dalam konteksnya dengan pandemi Corona, kalau tidak mau peduli, setidaknya jangan ikut menambah pelik suasana ini.
Atas dasar kemanusiaan dan kebangsaan, selayaknya kita memposisikan diri semua sebagai kelurga dari orang yang positif terkena virus Corona, mereka adalah kita dan mereka adalah bagian dari kita, siapa tahu langkah peduli kita akan menyelamatkan jiwa banyak orang.
Kawanku, sahabatku. Segeralah.. Kita bersama, mampu melewannya dan mampu melewatinya. Matahari masih bersinar cerah. Yakinlah!.
©SahyulPahmi


0 Comments